SANDI PAPA 85. Diberdayakan oleh Blogger.
Minggu, 13 Desember 2015

102. AT TAKAATSUR (BERMEGAH-MEGAHAN)

AT TAKAATSUR (BERMEGAH-MEGAHAN)

SURAT KE 102 : 8 ayat



Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ANCAMAN ALLAH TERHADAP ORANG YANG LALAI DAN BERMEGAH-MEGAHAN

1. Bermegah-megahan telah melalaikan kamu[1598],

[1598]. Maksudnya: bermegah-megahan dalam soal banyak harta, anak, pengikut, kemuliaan, dan seumpamanya telah melalaikan kamu dari ketaatan

2. sampai kamu masuk ke dalam kubur.

3. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),
 

4. dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui.
5. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin,
6. niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim,
7. dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainul yaqin[1599].
[1599]. 'Ainul yaqin artinya melihat dengan mata kepala sendiri sehingga menimbulkan keyakinan yang kuat.




8. kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).

PENUTUP


Surat ini mengemukakan celaan dan ancaman terhadap orang-orang yang bermegah-megahan dengan apa yang diperolehnya dan tidak membelanjakannya di jalan Allah. Mereka pasti diazab dan pasti akan ditanya tentang apa yang dimegah-megahkannya itu.

HUBUNGAN SURAT AT TAAKATSUR DENGAN SURAT AL 'ASHR

1. Pada surat At Taakatsur Allah menerangkan keadaan orang yang bermegah-megahan dan disibukkan oleh harta harta benda sehingga lupa mengingat Allah, sedang surat Al 'Ashr menerangkan bahwa manusia akan merugi, kecuali mereka beriman, beramal saleh dan nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.

2. Pada surat At Taakatsur Allah menerangkan sifat orang yang mengikuti hawa nafsunya, sedang pada surat Al 'Ashr menerangkan sifat orang-orang yang tidak merugi.

 
Imam Syafei SURAH AT TAKAATSUR
Senin, 07 Desember 2015

103. AL 'ASHR (MASA)

AL 'ASHR (MASA)

SURAT KE 103 : 3 ayat



Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

AMAT RUGILAH MANUSIA YANG TIDAK MEMANFA'ATKAN WAKTUNYA UNTUK BERBAKTI

1. Demi masa.

2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

PENUTUP

Surat ini menerangkan bahwa manusia yang tidak dapat menggunakan masanya dengan sebaik-baiknya termasuk golongan yang merugi.

HUBUNGAN SURAT AL 'ASHR DENGAN SURAT AL HUMAZAH

Pada surat Al 'Ashr Allah menerangkan sifat-sifat orang yang tidak merugi, sedang dalam surat Al Humazah Allah menerangkan bberapa sifat orang yang selalu merugi.

 
Imam Syafei SURAH AL ASHR

104. AL HUMAZAH (PENGUMPAT)

AL HUMAZAH (PENGUMPAT)

SURAT KE 104 : 9 ayat



Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

AMAT CELAKALAH PENIMBUN HARTA YANG TIDAK MENAFKAHKANNYA DI JALAN ALLAH

1. Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela

2. yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung[1600]

[1600]. Maksudnya mengumpulkan dan menghitung-hitung harta yang karenanya dia menjadi kikir dan tidak mau menafkahkannya di jalan Allah.




 
3. dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya,

4. sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah.

5. Dan tahukah kamu apa Huthamah itu?

6. (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan,

7. yang (membakar) sampai ke hati.

8. Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka, 

9. (sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.

PENUTUP
Dalam surat ini diterangkan bahwa orang-orang yang suka mencela orang-orang lain, suka memfitnah dan suka mengumpulkan harta tetapi tidak dinafkahkannya di jalan Allah, akan diazab.

HUBUNGAN SURAT AL HUMAZAH DENGAN SURAT AL FIIL

Dalam surat Humazah diterangkan bahwa harta tidak berguna sedikitpun untuk menghadapi kekuasaan Allah, sedang surat Al Fiil menerangkan bahwa tentara gajah dengan segala macam perlengkapan perangnya tidak dapat menghadapi kekuasaan Allah.


Imam Syafei SURAH AL HUMAZAH
Rabu, 02 Desember 2015

105. AL FIIL (GAJAH)


AL FIIL (GAJAH)

SURAT KE 105 : 5 ayat


Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

AZAB ALLAH KEPADA TENTARA BERGAJAH YANG AKAN MENGHANCURKAN KA'BAH
 
1. Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah[1601]

[1601]. Yang dimaksud dengan tentara bergajah ialah tentara yang dipimpin oleh Abrahah Gubernur Yaman yang hendak menghancurkan Ka'bah. Sebelum masuk ke kota Mekah tentara tersebut diserang burung-burung yang melemparinya dengan batu-batu kecil sehingga mereka musnah.
 
2. Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka'bah) itu sia-sia

3. dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong,

4. yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar,

 5. lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).

PENUTUP
Surat Al Fiil ini menjelaskan tentang kegagalan pasukan bergajah yang dipimpin oleh Abrahah, karena Ka'bah dipelihara oleh Allah s.w.t.

HUBUNGAN SURAT AL FIIL DENGAN SURAT QURAISY

Dalam surat Al Fiil, Allah s.w.t. menjelaskan kehancuran pasukan bergajah yang hendak merobohkan Ka'bah, sedang dalam surat Quraisy Allah memerintahkan kepada penduduk Mekah untuk menyembah Allah pemilik Ka'bah itu.





 
Imam Syafei SURAH AL FIIL

106. QURAISY (SUKU QURAISY)

QURAISY (SUKU QURAISY)

SURAT KE 106 : 4 ayat


Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

KEMAKMURAN DAN KETENTERAMAN SEHARUSNYA MENJADIKAN ORANG BERBAKTI KEPADA ALLAH
 

1. Karena kebiasaan orang-orang Quraisy

2. (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas[1602]

[1602]. Orang Quraisy biasa mengadakan perjalanan terutama untuk berdagang ke negeri Syam pada musim panas dan ke negeri Yaman pada musim dingin. Dalam perjalanan itu mereka mendapat jaminan keamanan dari penguasa-penguasa dari negeri-negeri yang dilaluinya. Ini adalah suatu nikmat yang amat besar dari Tuhan mereka. Oleh karena itu sewajarnyalah mereka menyembah Allah yang telah memberikan nikmat itu kepada mereka.

3. Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka'bah).

4. Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan.

PENUTUP
 
Surat Quraisy menerangkan kehidupan orang Quraisy serta kewajiban yang seharusnya mereka penuhi.

HUBUNGAN SURAT QURAISY DENGAN SURAT AL MAA'UUN

1. Dalam surat Quraisy, Allah menyatakan, bahwa Dia membebaskan manusia dari kelaparan, maka dalam surat Al Maa'uun Allah mencela orang yang tidak menganjurkan dan tidak memberi makan orang miskin.

2. Dalam surat Quraisy Allah memerintahkan menyembah-Nya maka dalam surat Al Maa'uun Allah mencela orang yang shalat dengan lalai dan riya.


 
Imam Syafei SURAH QURAISY
Selasa, 01 Desember 2015

107. AL MAA'UUN (BARANG-BARANG YANG BERGUNA)

AL MAA'UUN (BARANG-BARANG YANG BERGUNA)

SURAT KE 107 : 7 ayat


Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

BEBERAPA SIFAT YANG DIPANDANG SEBAGAI MENDUSTAKAN AGAMA
 
1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?

2. Itulah orang yang menghardik anak yatim,

3. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.

4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,

5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,

6. orang-orang yang berbuat riya[1603],

[1603]. Riya ialah melakukan sesuatu amal perbuatan tidak untuk mencari keridhaan Allah akan tetapi untuk mencari pujian atau kemasyhuran di masyarakat.  

7. dan enggan (menolong dengan) barang berguna[1604].

[1604]. Sebagian mufassirin mengartikan: enggan membayar zakat 
Imam Syafei SURAH AL MAA'UN

108. AL KAUTSAR (NI'MAT YANG BANYAK)

AL KAUTSAR
(NI'MAT YANG BANYAK)

SURAT KE 108 : 3 ayat



Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang


SHALAT DAN BERKORBAN TANDA BERSYUKUR KEPADA NIKMAT ALLAH

1. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.

2. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah[1605]

[1605]. Yang dimaksud berkorban di sini ialah menyembelih hewan qurban dan mensyukuri nikmat Allah.


3. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus.[1606]

[1606]. Maksudnya terputus di sini ialah terputus dari rahmat Allah.
 




 



Imam Syafei SURAH AL KAUTSAR